UMKM Mebel Ukir Jepara Tembus Pasar Eropa, Ekspor Naik 35% di Tahun 2026
Industri mebel ukir Jepara kembali menunjukkan tajinya di pasar internasional.
Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara,
nilai ekspor mebel ukir pada semester pertama 2026 mencapai USD 12,5 juta,
meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini didorong oleh permintaan yang kuat dari pasar Eropa, khususnya
Jerman, Italia, dan Belanda. Ketiga negara tersebut menyerap hampir 60% dari
total ekspor mebel Jepara.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara, Bambang Sutrisno, mengungkapkan
bahwa setidaknya 50 UMKM lokal telah berhasil mengekspor produknya secara rutin
ke luar negeri.
"Kami memberikan pendampingan intensif kepada para pengrajin, mulai dari desain
produk, standar kualitas, hingga proses ekspor," ujar Bambang.
Harto, pemilik CV Jepara Wood Craft, menambahkan bahwa kunci sukses adalah
konsistensi kualitas dan kemampuan beradaptasi dengan selera pasar internasional.